Indolucky7
Indolucky7

Satu Syarat Khusus dari Manajemen untuk Pelatih Baru Persib Bandung

Persib

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono, mengungkapkan syarat khusus untuk menjadi pelatih baru Persib.

Persib Bandung tengah mencari pelatih baru untuk menyambut musim kompetisi Liga 1 2019.

Posisi pelatih Persib Bandung lowong selepas ditinggalkan oleh Roberto Carlos Mario Gomez beberapa hari lalu.

Kontrak Mario Gomez diputus oleh manajemen Persib Bandung lantaran dinilai memiliki attitude yang buruk. Bandar Bola.

“Terkait attitude dia (Mario Gomez) yang semua kalian tahu. Jadi tidak nyaman bagi pemain juga,” ucap Teddy Tjahjono, Direktur PT PBB, dilansir BolaSport.com dari Tribun Jabar.

“Kondisi di tim seperti itu akhir-akhir ini. Hubungan dia dengan pemain, hubungan dia dengan official lain tidak beres,” katanya.

Beberapa nama pelatih sempat dikait-kaitkan dengan Persib Bandung.

Di antaranya mantan pelatih timnas Indonesia Luis Milla, pelatih berpaspor Thailand Kiatisuk Senamuang, dan Simon McMenemy disebut menjadi calon pelatih baru Persib Bandung. Teddy Tjahjono juga menjelaskan bahwa manajemen memiliki syarat khusus untuk calon pelatih baru Persib.

Menurut Teddy, pelatih baru Persib harus mementingkan pengembangan pemain muda dari tim junior Maung Bandung. Selain itu, Teddy juga mengharapkan pelatih baru Persib bisa sejalan dengan manajemen dalam pengambilan keputusan. “Syaratnya, pelatih nanti tentu harus sama seperti apa tujuan kami, makanya kami mulai pada saat interview dengan pelatih, kami ingin mengedepankan dan mengutamakan mengembangkan pemain muda didikan Diklat Persib di tim senior,” ucap Teddy dilansir BolaSport.com dari Simamaung.

Tim junior Persib di kelompok umur U-16 dan U-19 memang tengah bersinar tahun ini. Persib U-16 sukses menjuarai Elite Pro Academy Liga 1 U-16 2018.

Sementara Persib U-19 menjadi jawara Liga 1 U-19 dengan mengalahkan Persija di partai puncak. Teddy berharap, jika pengembangan pemain Diklat Persib di tim senior berjalan, tim berjulukan Pangeran Biru itu bisa meniru tim Liga Inggris, Manchester United.

“Konsep pembinaan pemain muda sudah mulai jalan dan terbukti, kami pengennya anak-anak ini jadi kerangka dalam empat sampai lima tahun ke depan,” ujar Teddy. “Pemain-pemain ini akan jadi kerangka di tim senior. Kalau di MU (Manchester United) kelas U-22, ada tujuh orang yang sama, kami pengin seperti itu,” tutur dia.

Jikalau nantinya terdapat kekurangan dalam pengembangan pemain muda, manajemen memberi kelonggaran bagi pelatih untuk memboyong pemain baru.

Incoming search terms:

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*